Pages

MENCOBA LRT PERTAMA INDONESIA DI KOTA PALEMBANG

Senin, 27 Agustus 2018

Assalamualaikum wr.wb.

Halo semuaaa, akhirnya setelah hiatus hampir 1 bulanan, akhirnya penulis pemula ini kembali. haha Kali ini aku ingin menceritakan pengalamanku menikmati transportasi kereta api listrik jenis LRT yang katanya pertama di Indonesia. Kebetulan aku orang Palembang, jadi sayang sekali yaaa kalau aku tidak menyisikan waktu untuk ikut merasakan euphoria naik LRT. 


LRT (Light Rail Transit)  bersanding dengan Icon of Palembang City (Ampera Bridge)

Sebelum memulai cerita, aku ingin kasih tau kalian, LRT itu apa sih ? 
Menurut Wikipedia, Kereta api ringan yang dikenal juga dengan Light Rail Transit (LRT) adalah salah satu sistem Kereta Api Penumpang yang beroprasi di kawasan perkotaan yang kontruksinya ringan dan bisa berjalan bersama lalu lintas lain dalam lintasa khusu, disebut juga trem.
Di Palembang sendiri LRT punya berapa stasiun sih ? secara palembang punya luas wilayah yang gak terlalu besar, beda sama jakarta yang memiliki luas wilayah yang besar. 
Jadi, LRT Palembang memiliki 13 Stasiun, yakni sebagai berikut:
1. Stasiun Bandara Sultan ahmud Badaruddin II (SMB II)
2. Stasiun Asrama Haji
3. Stasiun Telkom
4. Stasiun RSUD
5. Stasiun Polda
6. Stasiun Demang Lebar Daun
7. Stasiun Palembang Icon
8. Stasiun Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel
9. Stasiun Cinde
10. Stasiun Ampera
11. Stasiun Polresta
12. Stasiun Jakabaring
13. Stasiun DJKA

Nah, untuk kali ini kita mulai perjalanan dari Stasiun Terjauh dari Bandara, yakni Stasiun DJKA. DJKA ini berada di bagian Ulu Palembang, jadi Palembang ini terpisah antara Daerah Ulu dan Ilir, dan Jembatan Ampera itu bertujuan sebagai perhubung antara daerah Ilir dan Ulu, berhubung, aku juga jarang ke arah ulu, alias nyebrang jembatan ampera, karna kebetulan rumah di daerah ilir, jadi kurang tau juga dimana lokasi jelas stasiun DJKA ini, pertama aku fikir ada tepat di Jakabaring Sport Center, tapi ternyata lokasinya setelah JSC, yakni dekat dengan OPI Mall. Setelah sampai lokasi, aku  naik jembatan ke stasiun, bentuknya kayak gini



Setelah itu kita masuk ke dalam stasiun DJKA, dan jujur aku cukup takjub dengan Stasiun DJKA ini, karna sebelumnya aku pernah tinggal di Jakarta selama beberapa tahun, dan menggunakan KRL sebagai salah satu transportasi andalan untuk keliling jabodetabek, jadi aku langsung membandingkan antara Stasiun KRL Jakarta dengan Stasiun LRT ini, kira kira visualnya seperti ini,



Papan penunjuk arah


Tiba-tiba langsung berasa tinggal di negara maju kalo liat stasiun LRT ini, karna ya mungkin baru, jadi masih sangat bersih dan rapi. Bisa dilihat dari foto diatas, bisa nilai sendiri kan betapa bersih dan rapinya serta tertata stasiun ini, rasa rasa di korea atau jepanglah kira kira :D.

Setelah beli tiket untuk akses naik LRT (naik LRT sampai tanggal 2 September 2018 tidak dikenakan tarif alias gratis, selama Asian Games berlangsung), untuk harga normal setau aku dipatok 5000-10.000 per perjalanan. Selain, beli tiket di loket, kita bisa menggunakan emoney, dsb.


Tiket LRT Single Trip (DJKA-Bandara SMB II)



Pintu Akses Tiket

Disediakan tangga, eskalator dan lift untuk difabel sebagai alat menuju lantai 2, aku dan teman teman memilih untuk menggunakan eskalator. Dan sesampainya di lantai 2, kebetulan kereta sudah tersedia dan tinggal menunggu berangkat. LRT sejauh ini beroperasi dari pukul 4 Pagi sampai 10 Malam. Berikut aku tampilkan jadwal LRT Palembang terbaru:

Jadwal Operasi LRT

Jarak operasi antara armada satu dengan armada lainnya memang cenderung jauh, mungkin dikarenakan jumlah armada yang masih terbatas, berhubung memang LRT ini dibangun bertujuan untuk mempermudah transportasi para Athlete Asian Games, jadi armada yang ada masih minim. Semoga kedepannya bisa lebih diperbanyak dan dapat dipergunakan oleh masyarakat Kota Palembang. 

Lanjut, kita masuk ke dalam armada LRT yaa, mirip dengan Kereta Listrik pada umumnya, kalo yang tinggal di Jakarta pasti udah gak aneh lah ya, bentuknya mirip banget sih sama KRL Jakarta, hanya saja gerbong per armada hanya ada 3 gerbong, entah apakah bisa ditambah gerbong atau memang standarnya hanya bisa 3 gerbong per armada. 




Selain bentuk dalam kereta yang sama, penjagaan yang ada di LRT ini sama kok dengan yang ada di Jakarta, Seragam penjaga, dsb. Serasa dejavu kalo liat pak penjaga ini, entah namanya satpam atau penjaga atau pamdal :D 


Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya LRT pun mulai berangkat. Sama halnya dengan sistem operasi KRL, LRT akan berhenti di setiap Stasiun, dengan menggunakan voice speaker dengan narasi yang sama dengan KRL, sebagai tanda bahwa kita telah sampai di Stasiun tertentu. Mungkin, dikarenakan belum terlalu akrab dengan masyarakat di Palembang, LRT cenderung sepi dibandingkan dengan KRL di jakarta yang memang telah menjadi kebutuhan transportasi masyarakat Jakarta. Hanya di Stasiun tertentu yang ramai, yakni di Stasiun Palembang Icon, Stasiun Ampera dan Stasiun Jakabaring. 


Foto di dalam LRT dulu sebelum negara api menyerang.

Untuk jarak tempuh sendiri, dari DJKA ke Bandara SMB II kurang lebih menghabiskan 1 jam, dikarenakan harus berhenti di setiap stasiun dan juga LRT ini cenderung lebih pelan daripada kereta listrik seperti KRL di Jakarta. Sesampainya di Stasiun Bandara SMB II, dikarenakan operasi LRT baru jalan pada Pukul 10.13 kalo gak salah, sedangkan saat itu masih pukul 10.00, akhirnya aku dan temen aku menelusuri jembatan yang menghubungkan antara Bandara dengan Stasiun, dan lagi-lagi aku merasa takjub dan bangga dengan visual Bridge yang membuat aku berasa di luar negeri,



Patung Ikan Belida yang dibentuk sedemikian rupa seolah olah sedang berenang itu benar benar Maha Karya yang patut diapresiasi, dikarenakan selain bentuknya yang indah, pasti para pengunjung akan bertanya jenis ikan apa yang digunakan untuk patung tersebut, dan otomatis dengan mudahnya kita bisa memberi tahu mereka bahwa itulah ikan pertama yang dijadikan bahan pembuatan pempek, Ikan Belida.




Tepat pukul 10.13, akhirnya Kereta tujuan Bandara - DJKA pun berangkat, dan membutuhkan waktu sama dengan saat dari DJKA-Bandara yakni sekitar 1 jam. 

Diakhir cerita perjalanan mencoba LRT Pertama di Indonesia ini, ada beberapa hal yang ingin aku ungkapkan sebagai pesan dan kesan. Pertama, soal kesan, mungkin dikarenakan bukan pengalaman pertama menggunakan kereta listrik, jadi sebenarnya aku tidak terlalu buta dalam percobaan pertama naik LRT ini, dikarenakan sistem yang digunakan sangat mirip dengan KRL Jakarta, namun yang membuat aku takjub adalah visual yang diberikan oleh setiap stasiun, apalagi saat di Stasiun Bandara dan melihat Bridge antara Bandara dan Stasiun yang sangat ciamik. 

Dan untuk pesan sendiri, pertama untuk masyarakat, semoga bisa menjaga ketertiban dan kebersihan LRT ataupun Stasiun sendiri, karna kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga, dan seharusnya kita merasa sangat bangga atas prestasi ini, dan menjaganya dengan baik, karna ini pertama di Indonesia dan kita bukan Ibu Kota Negara layaknya Jakarta, bahkan kita berada jauh dari Ibu Kota Negara, tapi kita diberikan kepercayaan menjadi Tuan Rumah Event Olahraga Terbesar Asia. Kerjasama antara Kita dan Pemerintah sangat berpengaruh penting dalam pemeliharaan Transportasi Publik ini. Dan kepada Pemerintah, semoga kedepannya, jumlah armada LRT ditambah, sehingga jadwal operasi dapat diperbanyak, dan LRT bisa menjadi salah satu alternatif transportasi publik yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Palembang. Aamiin Ya Robbal Alamin.

Akhir kata, terima kasih sudah mampir ke blog saya, semoga bermanfaat.
Wassalamualaikum wr.wb.





(MOVIE REVIEW) LITTLE FOREST

Selasa, 22 Mei 2018

Assalamualaikum wr.wb.

Hahahahaha, aku baru sadar bahwa terakhir mereview film adalah saat aku menonton fabricated city, padahal setelah itu banyak film yang aku tonton, hanya saja mungkin aku sudah terlalu telat menonton film itu, jadi aku rasa buat apa aku review :D pasti semua udah pada nonton. selain itu, mungkin saat itu aku tidak punya waktu yang cukup untuk upload di blog. dan Alhamdulillah, kali ini aku memiliki waktu untuk mereview film lagi.

Judulnya adalah

 LITTLE FOREST


Film yang mengangkat tema perdesaan ini dari awal telah memanjakan mata kita dengan pemandangan seperti pergunungan, sawah, kebun, dan hutan hutan kecil. Hye Won yang diperankan oleh Kim Tae Ri merupakan seorang perempuan belia yang memilih untuk menghabiskan liburan beberapa musim di kampung halamannya, dikarenakan masalah dan konflik yang ia hadapi selama hidup di ibu kota Korea Selatan, yakni Seoul. Namun, mengejutkan ketika dia pulang ke rumah, dia mendapatkan ibunya tidak ada di rumah, dan meninggalkan sepucuk surat yang menyatakan bahwa ibunya sedang berpergian dalam waktu yang cukup lama. Sedikit kekecewaan dari benak Hye Won karna kepergian ibunya yang tiba-tiba, untungnya dia masih punya sisa uang, sedikit sembako yang ditinggalkan oleh ibunya dan ilmu bercocok tanam dan memasak yang diajarkan ibunya selagi ia masih kecil yang menjadi bekal selama ia berada di kampung halamannya.



Hye Won masa kecil bersama ibunya

Salah satu ketertarikan tersendiri dari film ini adalah bagaimana Hye Won bisa menciptakan maha karya masakan hanya dengan bahan-bahan sederhana, contohnya ini


(sup pedas sederhana (gak tau namanya LOL) dengan sawi putih panggang)

Kita bisa merasakan kesegaran sayur-sayur yang ia pakai setiap dia memasak, film ini memberikan tahap dan cara memasak setiap masakan yang dibuat, jadi selain kita disuguhi visual makanan yang bagus kita juga mendapatkan ilmu. Selain itu film ini juga memberikan perkenalan tentang beberapa makanan/minuman khas korea, contohnya arak beras. Pokoknya selama film kita akan terus disuguhkan dengan makanan makanan yang menggugah selera, yang membuat kita selain ingin memakannya juga ingin mencoba memasaknya.

Dari sekian banyak jumlah masakan yang disajikan, ada salah satu masakan yang mendapatkan perhatian aku, yakni makanan yang menjadikan bunga sebagai topping dan bahan utama, bentuknya kayak gini



ini spaghetti dengan taburan bunga, dan saat aku melihatnya aku langsung membayangkan rasanya,  meskipun terlihat aneh, makanan ini tetap terlihat enak, entah kenapa, semua makanan di film ini terlihat enak ahahahaha. Selain pasta topping bunga, ada juga bunga goreng tepung. Hahahaha Sangat Unik.

Diluar mengangkat tema memasak, kegiatan bercocok tanam disini juga menjadi tema penting dalam film ini, salah satu yang paling aku ingat adalah cara menanam tomat, ada salah satu scene flashback si Hye Won duduk di depan rumah bersama ibunya yang sedang memakan buah tomat.


setelah menghabiskan buah tomat itu, ibunya Hye Won melempar sisa tomat di perkarangan rumah mereka, disitu Ibu Hyewon bilang kalau tahun depan pohon tomat hasil lemparan ibunya akan tumbuh di perkarangan rumahnya, "Tomat itu, mudah untuk tumbuh, yang penting mereka cukup sinar matahari, dan jangan terlalu banyak terkena air hujan" (ya selain emang tanahnya subur, ya namanya juga tanah perdesaan) tapi dari situ kita bisa mendapatkan sedikit pelajaran bercocok tanam, dan beberapa ilmu bercocok tanam lainnya. 

Hye Won memiliki 2 teman masa kecil, yang sama sama memilih untuk merantau dan mencoba peruntungan di Seoul, namun salah satu dari mereka memilih menyerah, laki-laki itu bernama Jae-Ha yang diperankan oleh Ryoo Joon-Yeol. Selain Jae-Ha, teman Hye Won bernama Eun Sook, dan si Eun Sook ini bekerja di salah satu bank di Seoul. 

Jadi selama film, kita akan disuguhkan tentang bagaimana cara bercocok tanam dengan baik, mempergunakan setiap apa yang kita tanam menjadi masakan yang enak. 


Saat Hye Won, Eun Sook dan Jae Ha menanam cabai


Saat Hye Won, Eun Sook dan Jae Ha menikmati arak beras buatan Hye Won


Hye Won mengeringkan buah persik di teras rumahnya dan memakannya saat musim dingin


Akting dari setiap karakter di film ini terlihat sangat natural, baik pemeran utama maupun pemeran pendukung, yang aku tau memang film ini sangat ditunggu, selain memang merupakan adaptasi dari film jepang yang sukses dengan judul yang sama "Little Forest", pemain yang terlibat juga merupakan aktris dan aktor hebat, sehingga wajar jika aku sangat menikmati film ini, diluar cerita yang menarik, latar belakang pemandangan desa yang begitu healing your soul dan masakan-masakan yang luar biasa. 

Salah satu hal yang diajarkan dari film ini adalah nilai "pure" dalam kehidupan, dan di perdesaan kita bisa mendapatkan nilai "pure" baik dari yang diberikan oleh alam maupun yang diberikan oleh manusia di desa, Jae Ha pernah bilang bahwa memang capek bekerja sebagai seorang petani, tapi jiwa ku damai dan fikiranku tidak stress. 

Oke, cukup sekian review kali ini, berikut aku sajikan beberapa hasil masakan


Okonomiyaki


Gak tau namanya apa,yang pasti itu bawang bombay isi



Spicy Toppoki

Rating : 4.25/5

(BOOK REVIEW) Sharing-mu Personal Branding-mu

Rabu, 18 April 2018

Assalamualaikum wr.wb .

Selamat pagi semua, sudah hampir 1 bulan lebih aku gak review apa apa, dan sekarang aku baru selesai membaca salah satu buku "self improvement" lagi dengan judul "Sharing-mu Personal Branding-mu". Semoga bermanfaat :)


"What you share is what you are" 

Judul Buku    : Sharing-mu Personal Branding-mu
Penulis           : Muhammad Fadhol Tamimy
Penerbit         : V Media
Genre             : Self Improvement

Sosial Media, bukan lagi barang asing bagi kita, bahkan penggunaan sosial media sudah menjadi gaya hidup masyarakat masa kini. bisa saya pastikan 80-90% yang membaca blog ini merupakan para penggiat sosial media.

Buku ini pertama dimulai dengan pengertian dari branding itu sendiri, brand sendiri menurut para ahli, Susanto dan Wijanarko (2004) adalah identifikasi berupa nama atau simbol yang memengaruhi proses pemilihan suatu produk atau jasa, yang membedakannya dengan produk pesaing serta memiliki nilai bagi para pembeli dan penjualnya. Brand sendiri terdiri dari beberapa unsur yang dalam buku ini sudah mereka mapping agar terlihat menarik, sebagai berikut:


setiap orang pasti ingin menjadi orang yang bisa menginspirasi orang lain,  memiliki sesuatu yang berbeda dari orang lainnya, dan itulah tujuan dari personal branding diciptakan, agar seseorang mampu mengetahui apa yang ia miliki, mengembangkannya dan membuatnya menjadi karakter bahkan menjadi brand bagi dirinya, dan sosial media adalah salah satu media terbaik saat ini untuk memasarkan brand personality tersebut.

Dalam buku ini, dituliskan tiga hal yang dibutuhkan oleh seseorang untuk melakukan branding, adalah sebagai berikut:
a. Clarity (kejelasan);
b. Consistency (tetap pada image-nya);
c. Constancy (selalu ada di manapun dibutuhkan).

kita bisa mengambil contoh kasus brand sebuah barang. contoh smartphone apple. kenapa mereka bisa mendapatkan kepercayaan pasar pada setiap barang yang mereka keluarkan, itu dikarenakan mereka memiliki ketiga unsur tersebut. Saya sebagai pengguna merek tersebut , memiliki perasaan percaya kepada produk mereka dikarenakan, setiap saya menggunakan produk mereka, dari dulu sampai sekarang, mereka mempertahankan kelebihan/kekuatan yang mereka punya (yang tidak dimiliki orang lain) dan tidak pernah mengalami penurunan standarisasi. seperti ketajaman kamera dan keaslian hasil warna foto yang tidak dimiliki oleh smartphone lain dan masalah ngelag yang bahkan jarang dirasakan pengguna smartphone merk ini.ini bukan endorse ya, karna gak mungkin apple endorse saya :)) AHHAAHA

itulah yang ingin disampaikan oleh buku ini, bagaimana kita bisa memiliki "merk" dalam diri kita, kita punya daya tarik yang tidak dimiliki orang lain. Bagaimana kita bisa membuat setiap orang menanyakan sesuatu hal, maka orang akan mention nama kita sebagai influencer atau solver pada suatu masalah tertentu. contoh lainnya seperti akun cooking, akun humor yang sekarang sangat banyak di sosial media, tapi hanya beberapa akun yang memiliki followers banyak dan setia, itu dikarenakan  mereka consist pada apa yang mereka bagi.

Selanjutnya, buku ini mengajarkan kita untuk mengenali karakter pengguna media sosial, beberapa karakter dijelaskan disini, salah satunya adalah karakter Openness, yakni mereka yang memiliki ciri-ciri eksploratif dan imajinatif, kreatif, menghargai nilai-nilai artistik, bersedia mencoba hal-hal baru, mudah beradaptasi dengan perubahan, serta terbuka untuk ide-ide atau pendapat yang berbeda (AND ITS REALLY DEFINES ME) :D

Disamping itu juga, buku ini menjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan karakter di sosial media, salah satunya adalah sebagai berikut:
a. Foto profil,
    Foto profil yang ditampilkan di akun sosial media seseorang bisa mencerminkan karakter 
    orang tersebut, contohnya mereka yang dalam fotonya "mata melihat ke arah samping", 
    seperti ini:
    berpose semacam ini menggambarkan seseorang yang memiliki pendirian teguh, keras kepala,
    dan tipe yang cenderung percaya diri dalam menjalani hidup.
b. Foto Sampul (tidak semua sosial media memiliki hal ini);
    tidak jauh beda dengan foto profil, setiap foto yang ditampilkan oleh seseorang di header/
    foto sampul sebuah akun mencerminkan karakter orang tersebut.
c. Data Diri;
   Penggunaan id yang berlebihan dan tidak menunjukkan diri apa adanya tidak dianjurkan,
   perlu bagi kita untuk menuliskan domisili, pendidikan, minat, dan pekerjaan sebagai informasi 
   tambahan yang bisa kita berikan di akun kita.

Kita juga bisa melihat karakter seseorang dari apa yang dia bagikan di sosial media/ aktivitas di sosial media. beberapa contoh, sebagai berikut:
1. Update Status
    kita bisa melihat karakter seseorang dari apa yang dia bagikan pada status hariannya. ketika
    seseorang suka membuat status seperti "Alhamdulillah, bisa Shalat Subuh berjamaah, Shalat Sunah
    dan Shalat Dhuha" -- ya kita bisa pastikan orang ini adalah contoh orang yang ingin diakui sebagai
    orang yang saleh.
2. Unggah Foto
    Orang yang sering mengupload foto adalah orang yang kurang mampu membedakan antara privasi
    dan ruang publik, sedangkan mereka yang sering menggunakan sosial media namun jarang unggah
    foto adalah orang yang mampu membedakan antara privasi dan ruang publik (pribadi yang dapat
    dipercaya, tertutup dan perhatian)
3. Ganti Foto Profil
    orang yang cenderung suka gonta-ganti foto profil adalah orang yang sulit mempercayai orang
    lain, mudah merasa curiga, serta tidak percaya diri dalam melakukan segala sesuatu, sedangkan
    orang yang jarang ganti foto profil adalah orang yang cenderung cuek dan percaya diri.

Oke, kayaknya sampe sini aja. kalo semua aku tuangkan semua disini, nanti kalian gak beli bukunya lagi hahaha. selain, mengenali karakter pengguna sosial media dan bisa menjadikan beberapa hal tersebut sebagai influences, mau jadi pengguna sosial seperti apakah kamu ? mau diingat sebagai apakah kamu ? tukang masak? fotografer ? quotes maker? setiap orang punya pilihan dan buatlah yang terbaik pada setiap pilihan yang engkau pilih tersebut. Bijaklah dalam membagikan apapun dalam setiap akun sosial media yang kamu punya, apalagi Public Social Media seperti instagram yang notabene akan merekam segala yang kamu share, meskipun kamu hapus itu akan tetap menjadi lifetime sharing, dan aku sudah mencobanya :D (banyak foto yang sudah aku hapus tetap ada dalam situs pencarian). Buku ini juga memberikan beberapa tips bagi kita pengguna sosial media aktif tentang cara mendapatkan followers instan dan primetime untuk mengunggah photo atau status agar mendapatkan respon yang lebih banyak dibandingkan waktu lainnya.

Buat kalian yang ingin menjadi pengguna sosial media yang baik, bijak dan mampu menginspirasi, buku ini cocok untuk menjadi salah satu referensi kalian.


Rate 3.75/5

Wassalamualaikum wr.wb.

(COMPARATIVE REVIEW) CHEESETART : UNCLE TETSU : J.CO :HOKKAIDO

Senin, 05 Februari 2018

Assalamualaikum wr.wb.

Cheesetart ? tentu saja kita sudah mengenal baik varian kue yang satu ini, tapi kita harus bisa membedakan antara cheesetart sama cheesecake yaa, dan cheese cotton cake, kalo cheese cotton cake itu yang bulet gede yang ukurannya sebesar cake tart ulang tahun pada umumnya teksturnya lembut kayak kapas, kalo cheesecake gedenya sama kayak cheese cotton cake tapi pake kulit pie dengan filling keju, cuma bedanya kalo cheesecake tekstur fillingnya lebih padat dari cheesetart dan biasanya dijual dalam bentuk slice, kalo cheesetart bentuknya kayak mangkok kecil, pinggiran kulit pie yang diisi dengan cheesecream.
Jadii, Bedain yaaaa! jangan sampe udah pede banget taunya salah nama :D



Oke, selanjutnya aku bakal review cheesetart dari 3 (tiga) tempat yang berbeda, yang sudah aku coba semua yaaa, jadi ini benar benar review objektif, yakni dari J.CO, HOKKAIDO dan UNCLE TETSU.

Pertama, dari HOKKAIDO.
Hokkaido mungkin menjadi Cheesetart pertama yang ngehits di berbagai sosial media, itulah yang membuat aku jadi tertarik mencobanya dan banyak orang disekitar aku menanyakan rasa dari cheesetart ini, dan akhirnya hari itu pun tiba, aku mencoba cheesetart ini dari hasil aku minta sama temen yang kebetulan beli Cheesetart ini :DD (gak papa lah ya, yang penting kan dimakan dan tau rasanya) jadi aku lupa berapa harga cheesetart ini, mungkin sekitar 20-25k/piece  kalo gak salah, dan setelah aku rasakan, rasanya ya rasa cheesecream nya enak, lembut, tapi gak seistimewa orang-orang bilang di sosial media.



3.5/5

Kedua, dari J.CO 
J.CO sejatinya sudah memiliki pelanggan setia, tapi untuk Donat-donat lembutnya, ahahah aku juga penyuka donat J.CO yang nyatanya merupakan Donat terlembut dan memiliki rasa yang pas di lidah aku, beda sama yang lain, cenderung terlalu manis, dan menggunakan topping yang mengandung gula terlalu banyak, beda sama si J.CO ini. Nah, karna luar biasa antusias masyarakat dengan cheesetart, J.CO pun mencoba peruntungan untuk menghadirkan varian cheesetart dalam menunya, harganya kalo gak salah 20k/piece , tapi kalo beli 3 50k, jadi waktu itu aku langsung beli 3, biar hemat. dan setelah aku rasakan ternyata rasanya better than hokkaido, bentuk fisik hampir mirip, tapi mungkin ini lebih kecil dan tipis, tapi rasa cheesecreamnya lebih enak dan kulit pie nya lebih lembut dan manis, lebih cocok di lidah aku.


4/5

Dan, yang terakhir, dari UNCLE TETSU
Uncle Tetsu memiliki 2 varian kue keju (aduh bahasa aku kue keju :( ), yaitu cheese cotton cake dan cheese tart ini, pertama aku coba yang cotton cheesecake, dan rasanya mungkin tidak seistimewa fuwa-fuwa, aku lebih suka fuwa-fuwa kalo untuk cheese cotton cake, dan kemaren sempet dapet rejeki nyobain cheesetart nya. daaaan waw! entah karna laper apa gimana, ini cheesetart enak banget. pie nya tipis tapi manisnya pas, cheesecreamnya banyak banget sampe terbuyar buyar kalo digigit, ahahaha sumpah enak banget :DD harganya kalo gak salah 18k/piece


4,5/5

Baiklah, diakhir comparative review ini, sebenarnya semua rasanya enak, cuma memang adanya yang enak aja ada yang enak banget. Dan Uncle Tetsu is the most recomended one! Mesti coba! Harus! Hehehehehehehehe

Wassalamualaikum wr.wb.

(TIPS) CV Kece untuk ASN

Minggu, 04 Februari 2018

Assalamualaikum wr.wb.

Waaah, kali ini tidak seperti biasanya, aku tidak akan me-review baik film, kuliner ataupun buku. aku bakal berbagi pengalaman dan sedikit tips membuat Curriculum Vitae terutama buat PNS/ASN.

Sebagai seorang PNS/ASN, kami memiliki format khusus untuk menulis Daftar Riwayat Hidup yang ditetapkan dalam Keputusan BKN Nomor 11Tahun 2002, formatnya kurang lebih seperti ini:

Seperti inilah bentuk Format Daftar Riwayat Hidup yang biasa digunakan oleh para pegawai negeri sipil. Sisi kaku dalam bekerja di lingkungan pemerintah juga ditunjukkan dalam bentuk CV sepertinya :D, semua serba diatur. semua dilakukan berdasarkan peraturan, itulah termasuk pagar sekaligus senjata yang dimiliki oleh PNS, kita harus bangga atas ini. Meski begitu, PNS pun perlu  membuat sebuah CV yang menarik untuk hal-hal tertentu loh!, contoh untuk permohonan beasiswa. Singkat cerita, beberapa waktu lalu, saya berniat untuk melakukan permohonan beasiswa, tidak mungkin saya menggunakan CV yang ditetapkan oleh BKN, karna menurut saya sendiri terlalu panjang dan tidak menarik, hingga akhirnya saya melakukan research terhadap beberapa CV yang dibuat oleh pekerja swasta, salah satunya seperti ini:



Bisa kita lihat dan melakukan sedikit perbandingan, CV nya begitu menarik, dengan sentuhan ikon-ikon gambar untuk hobbies, perpaduan warna biru putih, tidak terlihat berlebihan dan sangat berkelas. Namun, menurut saya CV semacam ini kurang cocok untuk PNS, hingga beberapa referensi telah aku dapatkan, dan akhirnya aku menetapkan hati untuk membuat CV dengan hasil seperti ini:


Alasan memilih format seperti ini, karna menurut saya format semacam ini terlihat menarik namun tetap terlihat formal, mampu mencakup hampir semua poin-poin yang penting untuk ditampilkan dalam sebuah Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), dan kebetulan CV ini  dibuat dalam bahasa inggris, dikarenakan memang diperuntukan untuk beasiswa luar negeri, untuk dalam bahasa Indonesia, tinggal diubah saja, dikarenakan kata-kata yang digunakan juga tidak sulit, sehingga mudah untuk dipahami dan diterjemahkan.

Disini aku bakal melampirkan contoh format CV in English yang aku buat, semoga bermanfaat ya :)


Wassalamualaikum wr.wb.

(BOOK REVIEW) NOVEL TRILOGY : DILAN

Selasa, 02 Januari 2018





“Kalau aku jadi presiden, yang harus mencintai seluruh rakyatnya,
Maaf, pasti aku tidak bisa. Karena aku cuma mencintai MILEA” – Dilan


Judul    : 1. Dilan : Dia adalah Dilanku Tahun 1990 (329 hal)
               2. Dilan : Dia adalah Dilanku Tahun 1991 (340 hal)
               3. Milea : Suara Dari Dilan (354 hal)
Penulis : Pidi Baiq
Penerbit : DAR! Mizan
Genre : Romance(Life School)

Bismillahirrohmanirrohim.
Assalamualaikum wr.wb.

Rasanya seperti Kudet, alias kurang update kalo mau review novel satu ini. Ya namanya juga, baru suka baca. Itupun gak semua buku, kadang buku fiksi, kadang buku motivasi, kadang buku self improvement. Tergantung mood. :D

Kenapa merasa sangat kudet, ketika orang dari jaman dulu udah post quotes dilan di sosial media, disaat orang udah pada baper dari jaman kapan tau. Akuuu, baru baca buku ini 2017 menuju 2018 alias marathon pas liburan tahun baru kemaren. Dan setelah membaca 3 novel sekaligus, aku mengerti kenapa buku ini bisa begitu best seller.

Dengan bahasa yang ringan, penuh dengan humor (secara jaman sekarang konten yang paling laris kalo gak kuliner ya humor). Membuat buku ini enak untuk dibaca, tidak perlu mengerutkan dahi, apalagi sampe harus browsing kamus bahasa karna bahasa yang tidak pernah diketahui/asing bagi pembaca. Ya namanya juga buku yang ditujukan untuk anak remaja, cerita cinta masa-masa SMA, wajar saja jika ayah pidibaiq memilih bahasa yang bisa dibaca semua kalangan. Dan, wajar saja jika anak-anak muda itu baper setelah membaca buku ini, aku aja yang notabene, yaaa masih 5 tahun di 20 tahun yang lalu aja masih bisa mendalami bagaimana rasanya jadi Milea, ataupun Dilan sendiri serta alur cerita yang disajikan dalam novel. Atau mungkin memang aku tipe wanita sensitif hahaha -.-. Baiklah, kita langsung masuk ke review aja yaa…

Milea, adalah cewek pindahan Jakarta dan melanjutkan sekolah di Bandung. Milea ini digambarkan sebagai seorang cewek yang cantik, dengan postur tubuh ala anak muda idola sma lah, senyumnya manis(kata dilan), apalagi kalo ketawa (banci aja naksir) haha, bayangkan banci aja bisa naksir apalagi cowok ya kan, sedikit keras (mandiri dan tegas) pada lelaki.



Enaknya, si penulis memberikan ilustrasi kepada pembaca untuk setiap karakter yang ada dalam novel, jadi ya setidaknya kita bisa membayangkan gimana sih Milea. 

Tidak lama bersekolah di bandung, ada seorang cowok mencoba mendekatinya,ya wajarlah ya namanya cewek cantik, siapa yang gak mau. Cowok itu namanya Dilan. Sebenarnya bukan Dilan aja yang deketin, Cuma kalo ditulis satu-satu kayaknya panjang banget yak :D, jadi langsung ke pemeran utama aja, Dilan digambarkan sebagai seorang lelaki yang gak ganteng-ganteng amat, gak tinggi-tinggi amat, yang ke sekolah dan kemana ajalah pake motor Yamaha CB100, dengan gaya gaya anak geng motor,suka pake jaket denim.(itulah sedikit gambaran seorang Dilan)



Pertama, Milea terlihat sedikit risih dengan Dilan, secara Dilan ini adalah cowok yang SKSD, iya sih kalo PDKT harus SKSD, tapi iya kali sampe nyamperin kerumah tanpa diundang, sampe bilang “aku tau dimana rumahmu. Dan aku tau siapa Tuhanmu”, sungguh laki-laki yang tidak jelas dan annoying bagi seorang wanita yang baru mengenalnya. Tapi ternyata, hal-hal aneh yang diluar angkasa, eh di luar dugaan manusia pada umumnya itulah yang membuat Milea mulai menyadari kehadiran seorang Dilan.

“Milea, kamu cantik. Tapi aku belum mencintaimu. Gak tau kalo sore. Tunggu aja!” 
Dilan (Dia adalah Dilanku 1990)

Coba kalo kita sebagai wanita dibilang gitu sama cowok. Antara ini cowok ngomong ya, apa puisi sih, apa pantun? -.- , Gombalan-gombalan khas Dilan inilah yang sebenarnya menjadi bumbu terbaik  dalam novel ini, kata-kata yang membuat kita senyum-senyum gaje.

Yang lucu lagi adalah saat si Milea ulang tahun, ketika seorang cowok biasanya memberikan hadiah “mainstream” kayak boneka atau bunga. Dilan ngasih hadiah sebuah TTS, dan anehnya lagi TTS nya udah diisiin sama dia. Mending dia kasih LKS, terus udah diisiin ye kan, lebih berguna bagi masa depan si Milea. Begini isi kartu ucapan ulang tahun bersama TTS yang udah diisiin itu kayak gini

“ SELAMAT ULANG TAHUN MILEA.
INI HADIAH ULANG TAHUN, CUMA TTS.
TAPI SUDAH AKU ISI SEMUA.
AKU SAYANG KAMU
AKU TIDAK MAU KAMU PUSING
KARENA HARUS MENGISINYA.”
DILAN.

Gue yang bukan Milea aja, senyam senyum sampe ngakak. Bisa ya ada orang se-kreatif ini. Hal-hal sederhana dan tidak biasa ini lah yang akhirnya membuat Milea pun akhirnya menerima cinta Dilan. Sedikit kata-kata Milea yang aku ambil dari novel sebagai alasan akhirnya memilih Dilan menjadi kekasih “Apa yang dia lakukan benar-benar istimewa, sesuatu yang berbeda yang tidak pernah terpikir orang lain. Sesuatu yang selalu berhasil untuk membuatku merasa sangat dicintai, merasa sangat dihargai dengan cara yang istimewa dan dengan cara yang tidak biasa”. Oke, aku setuju banget sih kalo soal ini, dan pasti semua wanita setuju bahwa hal yang paling penting bagi seorang wanita itu adalah dicintai dan dihargai, its close enough for her!.



Buku pertama diisi dengan cerita cinta indah antara Milea dan Dilan, ya namanya juga baru jadian, semua terasa indah. Sampai akhirnya di Buku kedua, mulai diisi dengan konflik. Sebagai anak geng motor, dipastikan Dilan merupakan anak yang “dianggap” Milea sebagai anak yang banyak musuh, apalagi pernah dia mendengar cerita bahwa Dilan pernah koma karena ditusuk saat berantem, dan bahkan saat pacaran dengan Milea, Dilan pernah ditemukan oleh Milea dalam keadaan terluka akibat dipukuli orang yang tidak dikenal, “katanya” Dilan. Tentu saja,aku pun, jika menjadi kekasih Dilan akan merasa cemas terhadap Dilan. Dan keadaan semakin memburuk setelah salah satu teman Dilan ditemukan dibunuh oleh orang tak dikenal. Bagian-bagian ini yang membuat hubungan Milea dan Dilan memburuk, di bagian Dilan meminta untuk dipercaya dan tidak dikekang, sementara si Milea dengan rasa cemas dan emosi yang cukup membelenggu dirinya membuat dia menjadi seseorang yang sangat posesif, hingga akhirnya mereka putus. HUHUHUHU

Entah kenapa saya sedikit kesal dengan apa yang dilakukan Dilan, bukan karna saya cewek jadi saya membela Milea. Setelah Milea minta putus, sejak hari itu Dilan gak pernah mencoba mencari Milea. Bahkan datang kerumahnya hanya untuk memperbaiki hubungan, ya kali cewek mau kejerin cowok, ya kali satu daerah, kagak bisa nyamperin kerumah. Disisi lain Milea pun terlalu emosi saat itu, tapi menurutku wajar dia cemas, dia takut kehilangan orang yang benar-benar menurutnya sangat berarti bagi dirinya. Dan mereka mati dalam prasangka dan gengsi.

 Sedangkan, untuk buku ketiga itu isinya, ya sama seperti cerita yang ada di buku 1 dan 2, hanya saja 1 dan 2 itu cerita dari sisi pandang Milea, sedangkan yang di buku ke-3 itu dari sisi pandang Dilan.  Setelah aku membaca buku ketiga, kalo aku lihat sepertinya Dilan ini orang yang sangat santai ya, bahkan sampai di akhir cerita, ketika dia mengetahui bahwa Milea masih mengharapkannya, dia memilih untuk tidak meminta kembali bersama, selain entah alasan apa dia juga sudah memiliki pasangan. Rasanya pengen aku hempas cantik itu si Dilan :D kesel banget shay. 

Dan satu hal yang aku sadarin di buku ketiga, dan mungkin hanya pemikiran aku saja (tolong jangan tamplok aku dengan wajan, ataupun alat masak lainnya. Tapi kalo duit boleh :D) bahwa perasaan Dilan ke Milea itu tidak sekuat Milea ke Dilan, entah karna gengsi atau gimana, aku rasa si Dilan ini namanya aja Panglima Tempur, dia gak bisa bertempur untuk cinta dia sendiri, dia biarkan Milea pergi begitu saja, tanpa struggle or efforts  untuk Milea, dan aku makin yakin ketika dalam buku ke-3 diceritakan tentang seorang cewek bernama Cika, yang merupakan pacar Dilan pasca putus dari Milea, Dilan menuliskan sebuah puisi, yang sama romantisnya dengan yang dia buat untuk milea, sedikit kutipan puisinya, seperti ini:

“Cika ada dimana-mana, cika juga di dalam kepalaku. Cika juga di dalam semua perasaan riangku”

dan cara flirting seorang Dilan itu ya sama aja baik ke Cika maupun ke Milea. Jadi, benar kata orang kalau “setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya” jadi gak ada yang abadi, apalagi cinta sama mahluk. Sedikit “bullshit” memang kalo ada orang bilang gak bisa hidup tanpa kekasihnya, seorang Dilan yang sebegitu romantisnya, bisa menghipnotis bahkan bukan hanya Milea, seluruh mata yang membaca buku itu, merasakan aliran cinta yang begitu kuat antara Dilan dan Milea, ternyata tidak sesetia itu pada Milea, dia bukanlah Romeo yang rela mati untuk Juliet, atau Jack untuk Rose, dia bisa mencintai yang lain kok. Berarti perasaan Dilan tidak sebesar itu, dan tidak sedalam itu. Tapi balik lagi, semua orang punya cara tersendiri untuk mencintai. Aku tidak ingin menghakimi, itu hanya sedikit opini tentang Dilan dariku.

Cerita indah anak sma yang sangat lucu dan imut-imut itu serta mampu membaperkan sebagian besar anak bangsa, berakhir di pelukan orang lain, sungguh mengenaskan L
Tapi ya namanya gak jodoh ya.
“ semua yang dicintai tidak bisa untuk dinikahi, tapi yang dinikahi harus dicintai.”
Itu kata temen aku …


Di akhir review ini, nilai buku ini buat aku, buku ini bagus, sangat bagus, menghibur, mampu membawa aku yang udah tidak remaja lagi ini kembali ke masa-masa SMA yang bisa dibilang masa-masa paling indah, masa-masa di sekolah. :D, dengan cerita cinta yang kiyut antara Dilan dan Milea, mampu membawa aku ke dalam cerita dengan sangat baik, sedikit kecewa ada pada ending dan kurangnya konflik-konflik perjuangan cinta mereka berdua, hanya putus datar gitu aja, bhay banget! Tetap semangat buat ayah Pidi Baiq, terus berkarya, terus menghibur dan membaperkan anak bangsa, hahaha, untuk kedepannya, diharapkan kisah cinta yang lebih kompleks, biar makin bisa membawa emosi bagi pembaca :D. Dan semoga saya haraaap sekali, tidak ada lagi lanjutan untuk cerita Dilan, karna menurut aku, cerita Dilan dan Milea sudah cukup bersejarah dan memiliki ruang tersendiri bagi penikmatnya untuk dirusak dengan adanya orang ketiga, itu bener bener bukanlah hal yang tepat menurut aku, karna bukunya tentang romansa, jauh lebih baik memang ada 2 pemeran utama, jangan ditambah dengan pemeran baru, kecuali ini hanya tentang Dilan : Sang Pencari Cinta Sejati (misalnya), Milea sudah begitu lekat dengan sosok Dilan, begitu juga sebaliknya. Biarlah Dilan dan Milea. Carilah Asep dan Ijah, kalau terlalu lampau banget namanya, pake Romi dan Diana untuk cerita selanjutnya. Hehehe.

Rating 4/5

Wassalamualaikum wr.wb.





(BOOK REVIEW) SEBUAH USAHA MELUPAKAN

Rabu, 08 November 2017


"Dari banyak kesedihan yang jatuh di bumi ini,
satu di antaranya adalah ditipu oleh orang yang kau cinta"


Judul Buku               : Sebuah Usaha Melupakan
Penulis                      : Boy Chandra
Penerbit                    : Media Kita
Tahun Terbit            : 2016
Genre                         : Romance, Nonfiction  
Saat keberanian itu muncul menggebu-gebu.
Entah dari mana asalnya, yang aku tahu aku tak takut apapun, selain kehilanganmu.
Waktu semakin dekat, untuk bisa menumpas jarak yang membuat rindu tercekat.

Namun, pada hari yang tak pernah kuduga.
Jam-jam yang kuanggap semua akan baik-baik saja.
Kau hempaskan segalanya.
Kau hancurkan semua yang telah kubangun dengan sepenuh jiwa.
Ah, rasanya kacau sekali.
Aku bahkan tak percaya,
Bagaimana mungkin orang yang kusebut cinta ternyata menusukkan luka.
Kau bahkan tak peduli remuk perasaanku.
Kau biarkan aku tenggelam pedih, seolah semua yang kuperjuangkan bukan hal yang kau butuhkan

Kau tahu betapa beratnya memulihkan hati.
Saat perasaan terdalam telah kau berikan kepada seseorang.
Lalu, tiba-tiba saja duniamu dijungkirbalikkan kenyataan.
Tidak mudah rasanya untuk pulih kembali.
Semua butuh waktu.
Butuh keyakinan untuk kembali meneruskan jalan baru.

Cinta memang buta, katanya.
Namun bukan begitu seharusnya.
Tetapi mau tidak mau aku akan belajar menerima.
Kutelan segala kepahitan yang kau siramkan di tenggorokanku.
Kulumat segala pilu yang kau oleskan di pelopak mataku.
Kini ku sulit membedakan antara begitu cinta dan serangan rasa-rasa benci yang menghampiri.
Kamu sudah menjadi pisau yang menikam dadaku.

Hingga waktu berlalu, pelan-pelan aku paham satu hal tentang kau.
Kau bukan orang yang layak diperjuangkan sepenuh hatiku.


"Meski masih sesekali melintas di pikiran, kamu bukan lagi seseorang yang menyenangkan untuk dirindu"

Mau tidak mau, percaya tidak percaya, kini aku memang harus menerima kenyataan.

Kamu bukan lagi orang yang layak diperjuangkan.
Semua yang pernah terjadi di antara kita memang tak mudah dilupakan.
Biarlah pelan-pelan memudar segala yang pernah begitu melekat di ingatan.
Aku benar-benar kehilanganmu di hidupku.
Hal yang harus kulakukan kini adalah meyakinkan diriku lebih dalam lagi. Kamu benar-benar telah pergi dan tak akan kembali lagi.


Tenanglah hati, semoga kelak ada seseorang yang datang dan tidak pernah tega pergi dan melukai.

---------
Mungkin beberapa potongan paragraph tersebut, cukup menggambarkan sebagian besar cerita yang diangkat dalam buku ini. Tidak ada orang yang ingin hubungan yang telah dibangun susah payah berakhir dengan pengkhianatan, namun tidak ada yang bias menebak sebuah masa depan. Penulis membawa kita dalam sebuah cerita tanpa nama pemeran, namun sebagai pembaca pemula, alur/cara penyampaian Boy Chandra cukup menarik perhatian, karna bukan buku fiksi, bukan juga buku kumpulan puisi cinta, ataupun buku kumpulan quotesquotes bijak tentang cinta. Namun, beliau cukup mampu membawa pembaca masuk kedalam alur cerita. Good job!




Rating 3.5/5

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS